Hermes Pop Up Store
Surabaya
Dirancang oleh Andramatin, Hermès Pop Up Store menerjemahkan keahlian kriya ke dalam sebuah instalasi arsitektural sementara. BYO Living mengembangkan dan memproduksi logo Hermès dari anyaman rotan alam, menghadirkan ekspresi material yang mentah dan taktil di tengah lingkungan ritel yang elegan.
Arsitek / Desainer
studio andramatin
Lokasi
Surabaya
Material
Rotan Alami
Pola
Pola Anyaman Kustom

Tantangan
Proyek ini menuntut logo Hermès diterjemahkan menjadi instalasi anyaman dengan garis yang presisi dan proporsi yang konsisten. Anyaman vertikal yang rumit juga harus tetap mempertahankan karakter halus dari kriya ini, sekaligus mencapai kejelasan dan kehalusan yang dibutuhkan desainnya.
Melalui proses komputerisasi, logo Hermès yang rumit diterjemahkan menjadi komposisi anyaman yang presisi, sehingga detail yang kompleks tetap bisa dicapai dengan tangan. Meski dikembangkan secara digital, karya akhirnya sepenuhnya dianyam dengan tangan.

Solusi
BYO Living menggunakan teknik anyaman alur, dengan ratusan helai vertikal yang disusun rapat untuk membentuk logo dengan gradasi warna rotan alam yang halus. Proses buatan tangan ini mengasah keahlian menganyam tradisional menjadi elemen arsitektural yang sangat presisi, menyeimbangkan karakter material yang mentah dengan ekspresi instalasi yang elegan.


