Desa Potato Head
Bali
Desa Potato Head memperluas komitmennya pada masa depan yang lebih berkelanjutan dengan memanfaatkan kembali plastik bekas pakai. Di seluruh kompleks, 1,7 ton plastik PET diolah ulang oleh tim sourcing dan penenun ahli BYO Living menjadi plafon anyaman bermotif geometris yang progresif. Pendekatan yang sama diterapkan pada furnitur khusus yang dikembangkan bersama TOO GOOD, dengan botol plastik daur ulang di setiap desainnya.
Arsitek / Desainer
OMA
Tahun
2019
Lokasi
Bali
Material
Plastik PET Daur Ulang
Pola
Pola Berulang

Tantangan
Tantangannya adalah mengubah plastik PET buangan dalam jumlah besar menjadi elemen arsitektur dan furnitur tanpa mengorbankan fungsi dan tampilannya. Material daur ulang ini harus bisa dipakai untuk berbagai kebutuhan tanpa kehilangan karakter kriya pada hasil akhirnya.

Pola anyaman geometris dari plastik PET daur ulang, membentuk permukaan terstruktur dan berlapis untuk instalasi plafon.

Solusi
BYO Living mengolah ulang 1,7 ton plastik PET dan mengembangkannya menjadi komponen anyaman berpola geometris untuk plafon di seluruh Desa Potato Head. Botol plastik daur ulang juga dimanfaatkan pada rangka furnitur khusus bersama TOO GOOD, memberi material buangan fungsi baru di dalam kompleks.



-800x534.webp&w=3840&q=75)