Changi Airport Group Public Seatings @ Baggage Claim T2
Singapura
Proyek ini mengubah sabuk konveyor bagasi bekas di Bandara Changi menjadi tempat duduk publik, memberi fungsi baru bagi material yang sudah ada di lingkungan bandara. Dianyam tangan oleh perajin Indonesia, tempat duduk ini memadukan keterampilan anyaman tradisional dengan furnitur publik kontemporer, menghadirkan sentuhan manusiawi yang bisa dirasakan di tengah ruang transit yang sangat sibuk.
Arsitek / Desainer
BYO Living / SUTD
Tahun
2024
Lokasi
Singapura
Material
Sabuk Konveyor Daur Ulang

Tantangan
Mengolah kembali sabuk konveyor bagasi bekas menjadi tempat duduk yang fungsional, dengan tetap mempertahankan karakter materialnya dan menyesuaikannya dengan tuntutan ruang publik di bandara.

Anyaman saling kunci yang terstruktur dari sabuk bagasi bekas, memakai bilah lebar untuk menghasilkan permukaan yang rapat dan kokoh. Polanya mengubah karakter industrial material ini menjadi ekspresi pemakaian ulang dan keterampilan kriya yang bisa dirasakan langsung.

Solusi
BYO Living bekerja bersama perajin Indonesia untuk menganyam ulang sabuk bagasi bekas menjadi elemen tempat duduk yang dibuat khusus. Prosesnya memadukan material industri yang sudah ada dengan teknik anyaman tradisional, menghasilkan furnitur fungsional yang menghubungkan pemakaian ulang material dengan keterampilan kriya Indonesia.








